Beckham di Milan: Sepakbola, Uang dan Fashion

Posted: April 27, 2009 in Pojok Gawang

015452pMILAN, KAMIS – Kehadiran David Beckham ke AC Milan sebagai pemain pinjaman mulai Januari 2009, bakal memiliki banyak kepentingan. Sebagai pemain sepakbola, dia memang masih memiliki kemampuan bagus. Namun di balik itu, ada kepentingan bisnis yang besar baik dari Milan maupun keluarga Beckham.

Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani menegaskan, kehadiran Beckham akan menaikkan jumlah penonton. “Jika rata-rata penonton pertandingan Milan bisa mencapai 65.000, besok bisa lebih,” katanya.

Bagi Beckham dan istrinya, Victoria Adams, Kota Milan juga sangat cocok dengan gaya hidup glamor mereka. Milan memanjakan kemewahan, juga menjadi salah satu ibukota fashion.

Nah ini dia. Istri Beckham yang juga mantan anggota grup Spice Girls, kini mendirikan brand fashion sendiri. Maka, Kota Milan bisa menyuburkan bisnisnya.

Memang, Milan hanya akan meminjamnya untuk Januari sampai akhir musim. Tapi, ada klausul Milan bisa membeli Beckham secara permanen. Tentu, itu akan tergantung dengan kontribusi Beckham di lapangan, juga bisnis Milan dan Beckham sendiri.

Bagi Victoria, bermainnya Beckham bersama pemain ternama seperti Ronaldinho dan Kaka, akan kembali mendongkrak nama sang suami. Itu juga berarti mendongkrak bisnis fashionnya.

Daya magnit Beckham masih besar. Buktinya di Amerika Serikat (AS), dia ikut menjangkitkan demam sepakbola. Merchandisenya laku keras dan penonton pertandingan LA Galaxy juga makin banyak. Padahal, prestasi LA Galaxy sendiri buruk dan tak pernah masuk babak play-off selama diperkuat Beckham.

Karena itu, Beckham dan istrinya membaca bahwa popularitasnya di AS bisa meredup. Meski berkawan dengan selebritas seperti Tom Cruise dan Katie Holmes, namun prestasi sepakbola yang meredup juga bisa menenggelamkan namanya. Artinya, bisnis keluarga juga bisa menurun.

Maka, petualangan baru mesti dilakukan. Dan, Milan menjadi tempat yang sangat tepat. Selain klub besar, kota itu menjadi pusat industri fashion dan berbagai gaya hidup glamor lainnya.

Di sisi lain, Beckham masih bisa menjaga nama besarnya bersama nama besar Milan. Toh, permainannya tak mengeluarkan banyak energi. Tendangan bebas dan passing akurat sudah cukup membuat Beckham dipuji. Sehingga, dalam usia 33 tahun, dia masih bisa mempertahankan reputasinya.

Apalagi, dia masih menjadi bagian dari timnas Inggris. Bermain bersama Milan akan membuat pelatih Fabio Capello akan memperhatikan lebih baik. Apalagi, Capello bekas pelatih Milan dan juga pernah melatih Beckham di Real Madrid.

Salah satu tokoh yang berada di balik datangnya Beckham ke Milan adalah Arrigo Sachhi. Mantan pelatih Milan dan timnas Italia itulah yang memiliki usul tersebut.

“Saya menyarankan kepada Adriano Galliani untuk mengambil Beckham. Dia bisa membantu tim dalam banyak kasus,” katanya.

“Beckham adalah pemain profesional yang hebat dan orang yang istimewa. Dia tak suka membuat masalah. Saya yakin, dia masih bisa bermain dalam beberapa tahun lagi. Dia akan memberi sesuatu yang ekstra buat tim,” tambah Sacchi.

“Di masa lalu, nama besar seperti Rivaldo dan Ronaldo tak mampu memberi banyak kepada Milan. Tapi, saya kira Beckham berbeda. Dia akan mampu memberi banyak kepada tim dan dia sendiri. Ketika masih melatih, saya berusaha mengambil pemain muda dan pemain siap pakai. Tapi, selalu ada pengecualian dan Beckham adalah salah satunya,” jelasnya lagi.

Benar kata Sacchi. Dia tahu persis bahwa Beckham sangat spesial. Selain mampu memberi sumbangan dalam permainan, juga bisnis. Beckham sendiri akan mendapatkan banyak keuntungan bergabung dengan Milan.

Pertama, bisnis keluarganya akan menemukan tempat subur. Selain itu, dia bisa tetap terus bermain secara reguler. Ini akan memberi kesempatan kepadanya untuk tetap dipakai timnas Inggris.

Pelatih Fabio Capello sudah menegaskan, dia hanya akan memasang pemain yang tampil reguler bersama klub. Selama dipegang Capello, Beckham belum pernah menjadi starter. Dia hanya tampil sebagai pemain pengganti.

Maka, bergabung dengan Milan adalah pilihan tepat. Jika dia tetap bersama LA Galaxy, maka kesempatan membela Inggris di Piala Dunia 2010 bisa berakhir, begitu juga nama besarnya. (Hery Prasetyo) kompas bola

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s