Dana Pihak Ketiga PermataBank Tumbuh 41%

Posted: May 3, 2009 in Keuangan & Perbankan

permatabank– PT Bank Permata Tbk (“PermataBank”) hari ini (29/04) mengumumkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 41% year-on-year (YoY), sehingga menopang pertumbuhan portofolio kredit dan aset pada kuartal I tahun 2009 (konsolidasi-belum diaudit) serta mempertahankan laju pertumbuhannya di tengah kondisi pasar yang penuh dinamika.

Dana Pihak Ketiga PermataBank meningkat signifikan hingga mencapai Rp 42,6 triliun per 31 Maret  2009, naik dari Rp 30,2 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Deposito dan Giro mencatat pertumbuhan yang kuat masing-masing sebesar 75% (Yoy) dan 13% (Yoy) menjadi Rp. 26,8 triliun dan Rp 8,7 triliun dengan Tabungan berada di posisi  yang stabil di Rp 7,1 triliun. Stewart D. Hall, Direktur Utama PermataBank mengatakan, “Kami sangat gembira dengan kenaikan dana pihak ketiga yang tinggi ditengah ketatnya persaingan dalam memperoleh dana di industri perbankan dan Kami merasa hal ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang kuat terhadap PermataBank.”

PermataBank secara terus menerus mengoptimalkan fungsi intermediasinya untuk mendukung perekonomian Indonesia. Kredit (gross) tumbuh sebesar 25% dari Rp 28,3 triliun pada kuartal pertama 2008 menjadi Rp 35,2 triliun pada periode yang sama tahun 2009.  Total aset tercatat sebesar Rp 54,1 triliun, meningkat kuat hingga 31% dibandingkan posisi yang sama di akhir Maret tahun 2008 dan semakin memperkuat posisi PermataBank sebagai salah satu dari 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset.

PermataBank senantiasa mempertahankan posisi likuiditasnya yang kuat selama ini dan mencatat Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 83% hingga kuartal I tahun 2009.

Pertumbuhan kredit PermataBank senantiasa diimbangi dengan ketaatan pada prinsip kehati-hatian. NPL Net tercatat 2,6% di bulan Maret 2009, berada dibawah ketentuan Bank Indonesia sebesar 5%. Rasio penyisihan atas aset produktif pada 31 Maret 2009 mencapai 133%, dibandingkan 115% pada 31 Maret 2008.

Pendapatan Bunga Bersih tumbuh 5% YoY menjadi Rp 648,2 miliar didorong oleh pertumbuhan kredit meskipun diimbangi oleh biaya dana yang tinggi. Sementara itu pendapatan operasional lainnya meningkat hingga 30% YoY menjadi Rp 177,1 miliar utamanya ditopang oleh performa yang kuat di bisnis Treasury. Laba operasional tercatat Rp  240,8 miliar atau meningkat sebesar 14% dari posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 211,6 miliar. Namun demikian laba bersih tercatat turun tipis sebesar 4%  menjadi Rp 169,3 miliar disebabkan penurunan dari pendapatan operasional lainnya.

Lebih lanjut Stewart mengatakan, “Bisnis utama kami masih sangat kuat, sebagaimana tercermin dari pertumbuhan portfolio kredit dan dana pihak ketiga kami. Dukungan penuh dari pemegang saham strategis kami, Astra International dan Standard Chartered Bank, telah memberikan PermataBank kemampuan yang unik untuk beroperasi sebagai sebuah bank lokal berkelas dunia. Dengan memberikan nilai unggul kepada para nasabah kami dan perekonomian Indonesia, kami percaya bahwa dengan mendayagunakan hal ini dan keunggulan-keunggulan kami lainnya, termasuk jaringan cabang yang luas, delivery channel yang komprehensif dan budaya pelayanan yang kuat, PermataBank akan dapat mempercepat proses transformasinya,” jelas Stewart.

Rasio Kinerja Keuangan utama lainnya tetap berada pada level yang sehat hingga tiga bulan pertama di tahun 2009. PermataBank mempertahankan tingkat permodalan yang relatif sehat terhadap jumlah aktiva tertimbang menurut risiko dan mencatat Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 10,9% (setelah memperhitungkan risiko pasar), di atas ketentuan minimum Bank Indonesia sebesar 8%. Oleh karena itu PermataBank masih dapat secara leluasa berekspansi sejalan dengan perkiraan kondisi pasar dan perekonomian.
PROFIL PT BANK PERMATA TBK.

PT Bank Permata Tbk (PermataBank) merupakan hasil merger 5 (lima) Bank  yaitu PT. Bank Bali Tbk, PT. Bank Universal Tbk, PT. Bank Arta Media, PT. Bank Patriot dan PT. Bank Prima Ekspres pada tahun 2002, dan saat ini telah berkembang menjadi sebuah bank swasta utama, menawarkan produk dan jasa inovatif yang komprehensif terutama dalam segi delivery channel termasuk Internet Banking dan Mobile Banking. PermataBank memiliki  aspirasi untuk menjadi penyedia jasa keuangan terbaik di Indonesia, dengan fokus di segmen Konsumer dan Komersial. Melayani sekitar 1,9 juta nasabah di 55 kota di Indonesia, PermataBank memiliki sekitar 5.000 karyawan, 267 cabang konvensional, 10 cabang Syariah dan 549 ATM dengan akses tambahan di lebih dari 17.000 ATM (VisaPlus, Visa Electron, MasterCard, ALTO ATM Bersama, ATM BCA). Pengakuan terkini atas transformasi PermataBank adalah The Most Prestigious Carre’ dalam CCSL’s Annual Call Center Award 2009 selama empat kali berturut-turut, Banking Efficiency Award 2009 dari Bisnis Indonesia, tiga besar dalam Annual Report Award 2008, lima besar dalam Islamic Finance Award 2008, tiga besar dalam industry perbankan dan Best SMS Banking dalam E-Company Award 2008 oleh Majalah Warta Ekonomi dan tiga besar Tax Award dalam tempat pembayaran favorit pajak 2008 oleh Direktorat Pajak. Website PermataBank dapat diakses di http://www.permatabank.com. (sumber. permatabank.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s